Aku merindukannya melebihi segalanya.
Aku membutuhkannya melebihi apapun.
Aku menyayanginya melebihi siapapun.
Oh rembulan, sampaikanlah pesanku ini melalui malam-malam indahmu.
Jadikanlah ia mimpi terindah dalam tidur panjangku.
Buatlah dirinya bahagia meski aku harus menangis perih.
Tuhan, tolonglah hambamu yang sedang menjerit kesepian ini.
Beribu malam telah ku lalui tanpa dirinya. Izinkanlah dia menemaniku, walau hanya satu menit sebelum kematianku. Tolong Tuhan, jangan buat aku terpuruk dalam keadaan kosong ini.
Karena hanya senyuman indahnya yang mampu membuatku bangkit kembali.
Karena hanya belaian lembutnya yang mampu membuatku semangat menjalani hidup ini.
Karena hanya pelukan hangatnya yang mampu membuat hatiku terbebas dari semua nestapa.
dan karena hanya kecupan sayangnya yang mampu membuatku mengerti apa artinya Cinta.
Tuhan, izinkanlah aku melihat senyumannya untuk terakhir kalinya, izinkanlah aku membelai wajahnya untuk terakhir kalinya, izinkanlah aku memeluk tubuhnya untuk terakhir kalinya, dan izinkanlah aku mengecup bibirnya untuk terakhir kalinya.
Tuhan, terima kasih telah membawa bidadara indah itu untukku, hidupku dan hatiku. Sampaikan padanya bahwa rasa sayangku dan cintaku takkan pernah habis untuk dirinya. Sinari cahaya bintang di setiap malamnya, dan berikanlah pendamping yang terbaik bagi kehidupan cintanya.
Karena aku tahu, aku sadar, bahwa selama ini bukan aku yang mampu membuatnya tersenyum, tertawa, dan bahagia..
29 August 2008
Surat untuk Tuhan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment