22 December 2008

The first, and probably the last.

To my sweetest girl, Gracie.

Makasih ya cum, lo udah berhasil bikin gue nangis jam 3 pagi. It's been a week since we're not talking to each other or seeing each other anymore. You've been busy, and yeah, it's my bad not trying to send you a message or drop a call or something.

Lo apa kabar cum? Baik kan? Driving safely? Sleep tight at home, aiyt? Nggak kabur-kabur lagi kan cum?
Mudah-mudahan jawabannya sesuai sama yang gue harapkan.

You know, aku kira waktu pertama kali kita ketemu, aku nggak mungkin jadi temen kamu loh, Grace. You're unbelievably beautiful, smart, rich and famous girl, sementara gue cuma....... yah nothing, kalo dibandingin sama lo. Hehe. Gue lupa persisnya gimana kita bisa kenal, bisa deket, and the times I found out that you are an amazing girl. Kamu baik, kamu cantik, kamu lucu, kamu nyenengin, kamu pinter, kamu mandiri, kamu sangat rendah hati, dan terbuka ke semua orang. Wow. I've never seen a girl like you before in my life, Grace.

Lo tau nggak cum, setiap weekend atau hari libur gue selalu uring-uringan. Ngerasa deg-degan. Ngerasa takut. Takut bahwa lo bakal kenapa-kenapa. Takut lo lagi hangin' around with some strangers that you've met at the mini market, takut lo ke Cafe that makes you throw up and fart at the same time HAHA, takut akan kenyataan bahwa seandainya lo kenapa-kenapa, gue nggak pernah bisa ada di sebelah lo, cum. Gue lebay ya cum? Haha, Ipong aja kayanya nggak seprotektif gue. Bukannya apa-apa cum, tapi, you've always said that you wanna have someone that taking care of you, all day and night. Dan gue pengen lo tau, bahwa gue selalu ada buat lo cum, gue selalu berusaha untuk ngejagain lo walaupun lo nggak pernah sadar. Gue cuma pengen jadi temen yang baik buat lo cum, karena lo selalu jadi temen yang paliiiiiing baik buat gue :')

Gue sadar banget, kita jarang seneng-seneng bareng. It turns out that I'm not so-funny type of people. Gue minta maaf ya cum, seandainya gue sering bikin lo bete, bahkan bosen kalo ada di sebelah gue. Gue minta maaf ya cum, kalo sering bikin lo kecewa. Gue minta maaf ya cum, kalo hampir nggak pernah ada di sebelah lo, untuk ngedukung lo, untuk ngehibur lo, untuk ngasih saran, untuk sekedar meluk lo waktu lo sedih. Maaf kalo gue sering menyinggung lo dengan pertanyaan-pertanyaan gue tentang masa lalu lo, atau hal-hal pribadi lo. Maaf kalo gue suka lupa ngingetin pagi-pagi kalo misalnya ada PR mendadak. Maaf kalo gue suka tiba-tiba kesiangan dan nggak masuk sekolah.
Maaf, kalo sekarang gue pergi dan ngebuat lo nangis dan merasa kehilangan.
Gue nggak tau kalo lo ternyata juga perduli dan sayang sama gue, G.

Aku bakal selalu inget cum sama kamu. Aku bakal selalu inget cum semua obrolan-obrolan kita, baik yang penting maupun yang goblok sekalipun. Aku bakal selalu inget cum the way you thought me about life, love, and friendship.
Gue bakal kangen deh sama semuanya tentang lo. Suara cempreng lo :p, tingkah laku spontaneously a la Grace, the way you drag me to the canteen every morning untuk nemenin lo sarapan, cara makan lo yang lamanya nauzubillah dan sopan tapi ujung-ujungnya makanan lo akan selalu bersisa di piring, hihi, the way you dress, the way you laugh, the way you drive, the way you sang. Oooooh I'm totally gonna miss that voice when you sing Jason Mraz's or Corrine Bailey Rae's! :3

Aku sayang Gracia.
Sayang sekali.
And please, do take care, G.
Gue nggak tau harus gimana seandainya lo kenapa-kenapa sementara gue jauh disana.


Last note: I always knew that you will find a proper guy to fell in love with, please just wait.


XOXO,
J

Listening to: Iris - Goo Goo Dolls
Mood: All teary

5 comments: