20 August 2008

Enough

Gue pernah merasakan sakit hati. Tapi nggak pernah sesakit yang sekarang.
Gue ngerasa bodoh dan lemah, waktu tadi siang gue cuma bisa duduk diam nangis ngeliat lo dan cewek lo bermesraan di depan mata gue langsung. Seharusnya dari awal gue mendengarkan apa kata-kata temen gue aja ya. Seharusnya gue nggak keras kepala, terus-terusan mengejar bayangan lo selama hampir setahun penuh. Harusnya gue bisa buka mata dan sadar..............
bahwa gue nggak akan bisa bareng sama lo
.

Sekarang lo udah sama dia, dia yang bisa buat lo senang, dan kayaknya dia satu-satunya yang bisa buat lo tertawa lebar, dia bisa buat lo bahagia. Selama dia nggak nyakitin lo, insyaAllah gue rela.

Mulai sekarang, gue akan mencoba untuk meninggalkan elo jauh di belakang, Dim.

2 comments: